Polda Metro Jaya Bakal Gelar Operasi Zebra Secara Mobile

Oleh : Edo

Jakarta, Nusamedia.id Kepolisian Daerah Metro Jaya akan segera menggelar Operasi Zebara Jaya 2021 diwilayah Polda Metro Jaya. Operasi Zebra yang akan digelar pada 15-24 November 2021, dengan mengedepankan penegakan hukum secara mobile berpatroli ke jalan-jalan protokol.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan tidak akan melakukan razia di lokasi tertentu,untuk menghindari terjadinya kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

“Operasi Zebra Jaya 2021 tidak mengadakan razia. Berbeda dengan operasi tahun sebelumnya (sebelum pandemi Covid-19). Karena Operasi Zebra akan menimbulkan kerumunan” ujar Sambodo dalam keterangannya, Jumat (12/11/2021).

Pada kesempatan yang sama, Sambodo mengatakan, cara polisi dalam operasi Zebra mengedepankan penegakan hukum secara mobile dengan berpatroli ke jalan-jalan protokol.

“Operasi Zebra karena masih dalam pandemi kami mengutamakan persuasif dan humanis pada masyarakat untuk meningkatkan protokol kesehatan kalaupun kalau ada pelanggaran kami lakukan penindakan,” kata Sambodo.

Operasi Zebra yang akan dilaksanakan selama 14 hari tersebut, Polda Metro Jaya akan turut melibatkan sejumlah pihak seperti Satpol PP, TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

“Empat belas hari kami akan melakukan operasi Zebra Jaya Tahun 2021 dilaksanakan oleh personel gabungan Ditlantas, Satop PP dan termasuk POM TNI baik AD, AL, AU,” ujar Sambodo

Jenis pelanggaran yang disasar polisi dalam operasi Zebra 2021 dan akan dilakukan dengan penindakan tilang.

  1. terkait protokol kesehatan karena masih adanya kasus Covid-19 dan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1

2. Penggunaan sirine dan rotator yang tidak panda tempatnya.

3. Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai antara STNK dan nomor pelat.

“Penggunaan sirine dan rotator yang tidak panda tempatnya. Terkait dengan ini saya tegaskan semua kendaraan pelat hitam tidak boleh menggunakan sirine dan rotator. Karena sirine dan rotator hanya boleh digunakan untuk kendaraan dinas, itu pun sudah ditentukan warna (lampu) merah, biru, dan kuning,” kata Sambodo.