“BPJS Minta Perusahaan Lengkapi Data karyawan”

Jakarta, Nusamedia.id Agus Susanto Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dalam keterangan persnya di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (10/8/2020) meminta perusahaan segera melengkapi data karyawan swasta yang bergaji di bawah Rp 5 juta bisa mendapatkan bantuan subsidi upah Rp 600.000 per bulan dari pemerintah selama empat bulan.

“Saat ini BP Jamsostek telah sisir data by name by addres, peserta aktif per 30 Juni adalah 15,7 juta orang. Namun, data tersebut belum ada nomor rekening,” kata Agus

Selanjudnya agus mengatakan, dengan adanya momen ini harus menjadikan perusahaan lebih tertib dalam memenuhi hak para karyawannya. Untuk itu, ia juga meminta perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenegakerjaan untuk segera mengurusnya.

“Dan saya imbau dilakukan validasi apakah betul karyawan itu gajinya di bawah Rp 5 juta. Peran aktif semua pihak baik pemberi kerja, masyarakat, dan pekerja, kami butuhkan agar bantuan ini tepat sasaran,” kata dia.

Diketahui Sebelumnya, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir mengatakan, program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan pada September 2020.

Erick Thohir yang juga sebagai Menteri BUMN mengatakan, tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. “Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,” kata Erick Thohir.

“Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,” kata Erick Thohir.