Orangtua Calon Siswa Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi

Jakarta, Nusamedia.id. Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi, didatangi sejumlah orng tua calon siswa yang mengeluhkan mengenai penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur zonasi yang dinilai tidak valid.

Sejumlah orang tua calon siswa tersebut, menginginkan jarak koordinat rumah kesekolah dikoreksi Karena dianggap tidak sesuai dengan kenyataan. Akibatnya, anak-anak mereka tergeser dari SMPN yang mereka tuju.

Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Saiful Mikdar mengaku, ada kelalaian manusia terkait penentuan titik koordinat PPDB jalur zonasi. Apabila terjadi kesalahan dalam penentuan titik koordinat dari rumah calon siswa ke sekolah disaat orangtua mendaftarkan anaknya ke laman http://bekasi.siap-ppdb.com lalu mengunggah dokumen Kartu Keluarga, maka akan secara otomatis jarak antara sekolah ke rumah akan terekam dan berdampak pada tidak lolosnya calon siswa.

“Ya harus diakui kalau bicara berkenaan dengan zero human error biasa terjadi. Mohon maaf teman verifikator itu kerja dua shift ada pagi dan siang memberikan pelayanan,” ujar Uu di Kantor Disdik, Jalan Lapangan Tengah, Bekasi Timur, Kamis (2/7/2020).

Selanjudnya Uu mengatakan, calon murid yang merasa dirugikan lantaran kesalahan penentuan titik koordinat bisa datang langsung ke Kantor Dinas Pendidikan

“Datang aja ke Dinas Pendidikan, tunjukan dokumen, tunjukan saja itu. Kalau dari titik koordinat, berarti dokumen KK yang aslinya dibawa, jangan yang salinan, kemudian panitia akan melihat lalu diperbaiki,” tutur dia.